pernah kah kau melihat daun terjatuh..?
melayang turun tinggalkan rimbun serak suara teman berbisik..
ku menanti saat angin merangkul membawa ku terhempas merintih ke bumi
tinggalkan.. rimbun hijau yang sedang tertawa lirih
waktu menyeret diri ini tembus masa masa itu
saat burung bernyanyi di antara ratusan suara
ku rangkul bulu lembutnya dengan senyum gembira
tapi kini ku menanti angin membawaku terbang menjauh
terbaring dan mati
pernahkah kau melihat ku terjatuh..
tinggalkan lagu yang bernyanyi untuk datangnya perindu
saat ku berbisik dalam sunyi
ku menunggu kau disini
disini..
menunggu kau temani diri yang membusuk
menjadi lemah dan menguning untuk mati
purnama bersiul cinta
untuk para sang pujangga yang tersiksa
rentetan kata hanya tersirat untuk tak dimengerti
namun aku masih disini..
menunggu saat angin nyanyikan rindu
ku terguncang
menjerit rindukan bernyanyi bersama saat dia hempaskan rintik hujan
tetesnya embun menghibur saat diri bersiap di siksa mentari
ku rindu nyanyian sang burung
kepakan sayap rangkulku manja
katakan klise, semua akan baik baik saja...
namun ku disini menunggu
hanya mendengar suara detik waktu
terhempas dan berpeluh
tetes hujan bagai peluru
mengoyak raga yang dulu beduri perkasa
mentari keringkan nadi
saat harap ku menanti..
to: d.p
Tidak ada komentar:
Posting Komentar